Fikih

Suami Istri Bermesraan, Apa Harus Mandi Junub?

Tanya:
Ass. Ustad\ustadh saya mau bertanya bagaimana hukumnya jika bermesra2an dengan suami tetapi tidak smpai brhbungan suami istri, apakah harus mandi besar jika mau melaksanakan sholat? mohon jwbannya terima kasih ๐Ÿ™ wass. (Almunawar Siti, Bantul)

Jawab:
Wa’alaikum salam

Bermesra-mesraan dengan suami, asal tidak sampai keluar mani/orgasme atau dua kemaluan (suami-istri) tidak sampai bersentuhan, maka tidak diwajibkan mandi. Dalilnya sebagai berikut:

ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุฌูู†ูุจู‹ุง ููŽุงุทู‘ูŽู‡ู‘ูŽุฑููˆุง

Artinya: โ€œDan jika kalian dalam keadaan junub, maka mandilah.โ€ (QS. Al-Maidah: 6).

Juga sabda nabi Muhammad saw berikut:

ุฅูุฐูŽุง ุชูŽุฌูŽุงูˆูŽุฒูŽ ุงู„ุฎูุชูŽุงู†ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ูˆูŽุฌูŽุจูŽ ุงู„ุบูุณู’ู„ู

Artinya: โ€œApabila dua kemaluan saling bersentuhan, maka telah diwajibkan atas keduanya untuk mandi.โ€ (HR. Muslim). Wallahu aโ€™lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Komentari

Tag

Materi terkait

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker