Akhlak

Kapan Berzikir?

Menanggapi pertanyaan saudara Maulana Yusuf di kolom komentar di artikel berjudul “Lafal zikir yang disukai Rasulullah”, berikut ini pertanyaannya:

“Penggunaannya yang tepat kapan dan dibaca berapa kali?”

Dan berikut ini jawabannya:

Jika membaca hadits-hadits terkait hal ini, membaca zikir tersebut (subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, Wallahu akbar) tidak ditentukan waktu, tempat dan jumlahnya.

Artinya, kapan dan di mana saja kita bisa amalkan bahkan sambil menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan catatan selama kita bukan berada di tempat terlarang untuk menyebut nama Allah, seperti di toilet.

Hikmahnya, dengan banyak berzikir, akan membuat hati kita semakin tenang. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
 

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

Wallahu a’lam.

Tag

Materi terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close