Fikih

Adakah Aqiqah Bagi yang Sudah Meninggal?

Tanya:
assalamualaikum ustad Saya ingin bertanya Apakah boleh kita mengaqiqah kan orang yang sudah meninggal dunia? (Cindy, Sragen)

Jawab:
Wa’alaikum salam

Aqiqah adalah sunnah sebagai wujud syukur kita kepada Allah atas kelahiran dan karunia anak kepada kita. Jika laki-laki disunnahkan menyembelih dua ekor kambing namun jika perempuan disunahkan menyembelih satu ekor kambing.

Dalil aqiqah sebagai berikut:

عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ الضَّبِيّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ: مَعَ اْلغُلاَمِ عَقِيْقَةٌ فَاَهْرِيْقُوْا عَنْهُ دَمًا وَ اَمِيْطُوْا عَنْهُ اْلاَذَى

Dari Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.” [HR. Bukhari)

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْنَةٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَ يُحْلَقُ وَ يُسَمَّى

Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” (HR. Abu Dawud)

Hanya saja, aqiqah ini bagi bayi yang masih hidup. Jika sang bayi meninggal, maka sunnah aqiqah sudah gugur. Jadi, anda tidak perlu mengaqiqahkan bayi tersebut. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Komentari

Tag

Materi terkait

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker