Fikih

Bagaimana Jika Tidak Tahu Kepada Siapa Kita Berutang?

Tanya:
Assalamaualaikum ustadz
saya dl seblm ber hijrah saya pernah berhutg dg ojol kmdian menghilang iseng2 ajah mnjem ..
namun stlah sya mmpelajri agama masyaAllah tdak bsa main2 dg dosa hutang
saya takuddd skli ustadz
sy brsaha mmprbaiki diri agar jauh dr dosa
namn jika ms punya dosa yg ga bs d maaf kan Allah rasanya percuma

lalu bgmna ustad solusinya
sya meminjam namun sya lupa kpd aplikasi yg mana se ingat sy 2x 2 aplikasi
dan sya ndak ingat nominal nya dan aplks apa ajah…

mohon saran ustadz wasaalamualaikum wr wb. (Ajeng Ayu Vidia Nantha – Surabaya)

Jawab:
Wa’alaikum salam. Membayar utang adalah sebuah kewajiban sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut ini:

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ رَجُلاً قُتِلَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ أُحْيِىَ ثُمَّ قُتِلَ مَرَّتَيْنِ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ مَا دَخَلَ الْجَنَّةَ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ دَيْنُهُ

Artinya: “Demi zat yang jiwaku ada ditanganNya, seandainya seorang laki-laki terbunuh di jalan Allah, kemudian dihidupkan lagi, lalu dia terbunuh lagi dua kali, dan dia masih punya utang, maka dia tidak akan masuk surga sampai hutangnya itu dilunasi. (HR. Ahmad)

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُصَلِّي عَلَى رَجُلٍ مَاتَ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ فَأُتِيَ بِمَيِّتٍ فَقَالَ أَعَلَيْهِ دَيْنٌ قَالُوا نَعَمْ دِينَارَانِ قَالَ صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ

Artinya: “Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak menshalatkan laki-laki yang memiliki utang. Lalu didatangkan mayit ke hadapannya. Beliau bersabda: “Apakah dia punya utang?” Mereka menjawab: “Ya, dua dinar. Beliau bersabda,“Shalatlah untuk sahabat kalian.” (HR. Abu Daud)

نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ

Artinya: “Jiwa seorang mukmin tergantung karena hutangnya, sampai utang itu dilunaskannya.” (HR. Ibnu Majah)

Jika kita tidak tahu orang yang kita utangi, maka bersedekahlah dengan uang yang setara atau senilai sama dan sedekahkan atas namanya. Jika tidak tahu namanya, Allah maha tahu. Yang pasti, utang harus dibayarkan. Wallahu a’lam. (Ustadz Wahyudi Sarju Abdurrahim, Lc., M.M.)

=============

Saat ini sedang merintis pembangunan Pesantren Modern Al-Muflihun. Bagi yang ingin wakaf tunai, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201000304569

Komentari

Tag

Materi terkait

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker