Fikih

Bagi Untung Tanpa Syarat, Apakah Riba?

Tanya:
Assalamu’alaikum wr wb, Saya diajak teman bekerja sama(tanam modal) untuk pekerjaan penggilingan bumbu Teman sendiri yg punya alat.yg mengerjakan sendiri untungnya di bagi dua Teman sendiri yang memberi pembagian untung tanpa syarat dari saya Pertanyaany.. Apakah untung yg saya terima itu ada unsur riba / tidak Atas perhatianya kami ucapkan terimakasih Wassalamu’alaikum wr wb. (Thohir Samsi, Samarinda)

Jawab:
Wa’alaikum salam
Sesungguhnya semua akad asal tidak ada riba, penipuan dan unsur judi, halal hukumnya dengan dalil berikut:

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

“Dan Allah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba”. [al Baqarah : 275].

Juga kaedah ushul berikut:

الاصل فى المعاملة الاباحة

Prinsip dalam muammalah itu boleh

Apa yang anda lakukan sesungguhnya masuk ranah saham. Anda menanam saham dan rekan anda yang mengolah. Untuk pembagian untung bergantung kesepakatan bersama dan saling ridha. Hal ini dibolehkan dan tidak ada unsur riba.

Hanya akan lebih baik jika semua akad tersebut dituliskan dan ditandatangani bersama serta hadirkan saksi. Hal ini untuk menjaga hak-hak kedua belah pihak dan agar jika terjadi konflik, dapat diatasi secara baik. Dalilnya sebagai berikut:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللَّهُ فَلْيَكْتُبْ وَلْيُمْلِلِ الَّذِي عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْئًا

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu’amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. dan Hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mendektekan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun dari hutangnya.(QS. al-Baqarah: 282).

Semoga anda mendapat rezeki yang berlimpah, halal dan bisnis anda berkah selalu. Amin.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Tag

Materi terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close