Fikih

Hukum Membaca Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriyyah

Tanya:
Assalamu’alaikum. Pak ustadz apa benar membaca doa awal dan akhir tahun hijriah itu bid’ah?

Jawab:
Wa’alaikum salam

Berdoa adalah perintah Allah SWT dan menjadi ciri orang shalih. Hanya orang sombong yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT. Maka orang shalih selalu berlomba-lomba dan bersegera untuk berdoa kepadanya dalam setiap waktu, baik doa yang berbentuk pujian kepada Allah berupa tasbih, tahmid dan takbir atau doa yang sifatnya meminta sesuatu kepada Allah. Firman Allah:

إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka (selalu) berdo’a kepada Kami dengan berharap dan takut. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ (dalam beribadah) [Al-Anbiyâ’/21: 90].

Dalam ayat lain, Alllah Azza wa Jalla memuji hamba-hamba-Nya yang shalih dan selalu berdoa kepada Tuhan-Ny sebagaimana firman Allah berikut:

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya (karena mereka selalu mengerjakan ibadah dan shalat ketika manusia sedang tertidur di malam hari), sedang mereka berdo’a kepada Allâh dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka [As-Sajdah/32:16].

Di ayat lain, di antara ciri dan sifat dari Rahman (hamba-hamba Allâh Azza wa Jalla yang MahaPemurah) adalah mereka yang sellau berdoa sebagaimana firman Allah berikut:

: وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا ﴿٦٤﴾ وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا

Dan mereka adalah orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan beribadah kepada Rabb mereka (Allâh Azza wa Jalla ). Dan mereka berdo’a: Ya Rabb kami, jauhkan kami dari azab (neraka) Jahannam, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal [Al-Furqân/25:64-65].

Berdoa sendiri merupakan perintah Allah dan Allah yang menjajikan akan mengabulkan doa setiap HBA sebagamana Firman Allah berikut:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Rabbmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina [Al-Mu’min/Ghafir/40: 60].

Maka silahkan berdoa kapan dan di mana saja. Silahkan jika hendak berdoa di awal tahun atau Akhir tahun Hijriyah. Ayat-ayat al-Quran yang sifatnya umum tadi, dapat menjadi payung hukum mengenai bolehnya berdoa kapan dan di manapun termasuk awa dan akhir tahun Hijriyah. Ia bukan bid’ah yang terlarang. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

 

Infak untuk pengembangan website dan aplikasi Tanya Jawab Agama: Bank BNI Syariah No. Rekening 0506685897 a.n Muhamad Muflih.

Wakaf untuk pembangunan Pesantren Almuflihun: Bank BNI No. Rekening 0425335810 a.n Yayasan Al Muflihun Temanggung.

Konfirmasi transfer +628981649868 (SMS/WA)

Komentari

Tag

Materi terkait

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker