Tafsir

Ketetapan Allah Sejak Zaman Dahulu

Tanya:
Mohon penjelasan tentang ketetapan Allah sejak sediakalah(azali) tentang segala sesuatu yang berkenan dengan makhluknya,sesuai dengan kehendaknya. (Kanza Salsabila, Luwu Timur)

Jawab:
Wa’alaikum salam

Segala sesuatu yang telah ditentukan Allah sejak zaman dahulu (azal) disebut dengan qadha. Artinya bahwa perjalanan mahluk Allah, telah ditetapkah olehNya sejak zaman dahulu. Semua telah dicatat rapi di lauhul mahfuz.

Firman Allah:

لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا

“… (Allah mempertemukan kedua pasukan itu) agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan…” [Al-Anfaal/8: 42]

Serta firman-Nya yang lain :

وَقَضَيْنَا إِلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ

“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, ‘Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali…” [Al-Israa’/17 : 4]

Bukan hanya ketentuan, kadar dan rinciannya juga telah ditetapkan. Sebagaimana firman Allah berikut:

وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا

“…Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.” [Al-Ahzab/33 :38]

Juga firman-Nya:

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” [Al-Qamar/54 : 49]

Dan juga firman-Nya yang lain:

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

“Dan tidak ada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami-lah kha-zanahnya, dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.” [Al-Hijr/15 : 21)

Sebagai umat Islam kita wajib beriman pada qadha dan qadar. Keimanan ini menjadikan hati kita tenang dan legawa/menerima terhadap segala sesuatu yang menimpa kita dan di luar kehendak dan keinginan kita. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Komentari
Tag

Materi terkait

Lihat Juga

Close
Back to top button