Fikih

Penghasilan dari Pekerjaan yang Membuka Aurat

Tanya:
Ustadz jika artis film atau penyanyi yg tampil membuka aurat, apakah dosanya hanya karena membuka auratnya saja, atau penghasilan dari situ juga ikut haram?

Jawab:
Ia berdosa karena membuka aurat, dan uang yang dihasilkannya juga haram, karena didapat dari cara yang haram. Makanan yang dimakan dari harta yang haram, maka ia haram. Oleh karena itu, hindarilah mendapatkan harta dari yang haram, karena ancamannya sangat berat. Sabda rasulullah saw:

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ
Wahai Ka’ab bin ‘Ujrah, sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari makanan haram. [HR. Ibn Hibban]

Dalam riwayat lain disebutkan sabda rasululah saw berikut ini:

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحتٍ إلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَولَى بِهِ

Wahai Ka’ab bin ‘Ujrah, tidaklah daging manusia tumbuh dari barang yang haram kecuali neraka lebih utama atasnya. [HR. Tirmidzi]

Ciri-ciri akhir zaman, manusia tidak mempedulikan dari mana harta didapatkan, entah halal atau haram sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw:

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

‘Sungguh akan datang kepada manusia suatu zaman, yang saat itu seseorang tidak peduli lagi dari mana dia mendapatkan harta, apakah dari jalan halal ataukah yang haram’. [HR. al-Bukhâri]

Maka carilah harta yang halal seperti firman Allah berikut:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”. [al-Baqarah/2:168]

Di dunia, sarana yang halal jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang haram. Harta yang halal, insyaallah selalu berkah dan membawa kesuksesan dunia ahirat. Wallahu a’lam.

===================
Bagi yang hendak wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun yang diasuh oleh Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +20112000489

Tag

Materi terkait

Tinggalkan Balasan

Lihat Juga

Close
Back to top button
Close
Close