Fikih

Pertanyaan Seputar Salat Malam di Bulan Ramadhan

Tanya:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Maaf saya mau bertanya,
1.bagaimana kalau kita melaksanakan shalat tarawih, apakah bisa melaksanakan shalat tahajjud pas bagun tidur seblum atau sesudah sahur karna sama” shalat qiyyamul lail??
2.kalau bsa bgaiman dengan shalat witir kapan kah sebaiknya dilakukan karna saya pernah dengar witir hanya boleh dilakukan 1 kali sehari semalam, dan setau saya witir adalah penutup shalat sunnah apakah bisa dilakukan setelah tarwih trrus bagun tahajjud atau sekalian habis tahhajjud baru shlat witir
3. kita liat situasi sekarang hanya bisa shlat dirumah
bagaiman dengan orang yang belum hafal doa setelah tarawih karna tahun” seblumnya hanya mengikut sama imam, apakah boleh berdoa dg membaca teks ddpanx?

(Ardin, Makassar)

Jawab:
Waalaikum salam

1. Shalat malam atau shalat tarawih dianjurkan berdasarkan hadis Nabi Muhammad saw berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau” (HR Bukhari dan Muslim).

Seseorang boleh melaksanakan shalat malam meski ia sudah melaksanakan shalat tarawih. Hal ini karena bilangan shalat malam atau sunnah tidak ada batasnya.
Ibnu ‘Abdil Barr dalam kitab at-tamhid mengatakan sebagai berikut:

“Tidak ada khilaf di antara kaum muslimin bahwa shalat malam tidak ada batasan raka’atnya. Shalat malam adalah shalat nafilah (shalat sunnah) dan termasuk amalan kebaikan. Seseorang boleh mengerjakan dengan jumlah raka’at yang sedikit atau pun banyak.”.

2. Bila ia sudah melaksanakan shalat witir, makai ia tidak perlu melaksanakan witir lagi. Hal ini karena witir dalam satu malam hanya sekali saja sebagaimana sabda Nabi berikut:

اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

“Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari adalah shalat witir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Shalat malam tidak ada doa khusus. Yang membedakan antara shalat malam dengan shalat fardu adalah niat saja. Maka shalatlah dan berdoalah sesuai dengan hajat dan keinginan anda. Banyaklah berdzikir dengan membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. Semoga dengan ini Allah mengangkat derajat kita dan mengampuni segala dosa kita. Amin. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Infak untuk pengembangan aplikasi Tanya Jawab Agama: Bank BNI Syariah No. Rekening 0506685897 a.n Muhamad Muflih.

Wakaf untuk pembangunan Pesantren Almuflihun: Bank BNI No. Rekening 0425335810 a.n Yayasan Al Muflihun Temanggung.

Konfirmasi transfer +628981649868 (SMS/WA)

Komentari

Tag

Materi terkait

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker