SirohTafsir

Status Hadits Tentang Nur Muhammad

Tanya:
Apakah yang dimaksud tentang hadist palsu Nur muhammad itu ,Kalau bukan hadis lalu apa mohon penjelasannya? (Muhammad Ismail, Rokan Hilir)

Jawab:
Wa’alaikum salam

Terkait nur Muhammad, sebagian kalangan menyatakan bahwa pertama kali yang diciptakan Allah adalah Nur Muhammad. Hal ini berlandaskan dari hadis dari Jabir sebagai berikut:

رُوِيَ عن جابر بن عبد الله قال: قلت: يا رسول الله، بأبي أنت وأمي، أخبرني عن أول شيء خلقه الله قبل الأشياء؟ قال: يا جابر، إن الله – تعالى – خلق قبل الأشياء نور نبيك من نوره، فجعل ذلك النور يدور بالقدرة حيث شاء الله، ولم يكن في ذلك الوقت لوح، ولا قلم، ولا جنة، ولا نار، ولا ملك، ولا سماء، ولا أرض، ولا شمس، ولا قمر، ولا جني، ولا إنسي، فلما أراد الله أن يخلق الخلق قسم ذلك النور أربعة أجزاء: فخلق من الجزء الأول: القلم، ومن الثاني: اللوح، ومن الثالث: العرش، ثم قسم الجزء الرابع: أربعة أجزاء، فخلق من الجزء الأول حملة العرش، ومن الثاني: الكرسي، ومن الثالث: باقي الملائكة، ثم قسم الجزء الرابع أربعة أجزاء: فخلق من الأول: السماوات، ومن الثاني: الأرضين، ومن الثالث: الجنة والنار، ثم قسم الرابع أربعة أجزاء. فخلق من الأول: نور أبصار المؤمنين، ومن الثاني: نور قلوبهم وهي المعرفة بالله، ومن الثالث نور أنسهم وهو التوحيد لا إله إلا الله محمد رسول الله، ومن الرابع باقي الخلق… الحديث.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah dia berkata, “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku, mohon beritahu aku mengenai sesuatu yang pertama kali dicipta oleh Allah? Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya sebelum Allah menciptakan apapun, Allah terlebih dahulu menciptakan nur Muhammad dari nur Allah.

Kemudian nur Muhammad berputar sesuai dengan kehendak Allah. Waktu itu lauh, qalam, surga, neraka, malaikat, langit, bumi, matahari, bulan, jin dan manusia belum tercipta.

Tatkala Allah akan menciptakan mahkluknya, Allah membagi nur Muhammad menjadi empat:

Dari nur pertama diciptakan qalam

Dari nur kedua diciptakan lauh.

Dari nur ketiga diciptakan Arsy.

Sementara itu, dari bagian ke empat, dibagi lagi menjadi empat bagian:  Bagian pertama diciptakan langit,

Bagian kedua diciptakan bumi.

Bagian ketika diciptakan surga dan neraka.

Sementara itu, untuk yang keempat dibagi lagi menjadi empat:

Bagian pertama diciptakan cahaya pandangan orang-orang mukmin.

Bagian kedua diciptakan cahaya hati mereka yaitu makrifat Allah,

Bagian ketika diciptakan cahaya batin mereka, yaitu kalimat tauhid tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rasulullah.

Sementara cahaya yang keempat diciptakan makhluk-makhluk lainnya.

Mengenai hadis di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1.    Dari sisi sanad, hadis tersebut mempunyai cacat.

2.    Cerita ini disebutkan oleh al-Ajluni dalam kitab “Kasyful Khafa” yang dinisbatkan kepada Abdurraziq. Namun jika diruntut lagi kepada karya Abdurraziq, ternyata tidak ditemukan hadis ini.

3.    Imam Suyuti dalam fatawanya menyatakan bahwa hadis ini tidak ada sanadnya.

4.    Bertentangan dengan hadis shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, seperti yang tertulis dalam Musnad Abu Ya’la, Sunan Baihaqi dan Al-Awalil karya imam Thabrani. Rasulullah bersabda:

ن أول شيء خلقه الله القلم وأمره فكتب كل شيء يكون”.

Artinya: “Sesungguhnya (makhluk) pertama kali yang dicipta adalah qalam, kemudian ia menulis segala sesuatu yang akan terjadi.

Ahmad ash-Shiddiq dalam kitab “al-Mughirah Alaa Maa fil Jaami’ ash-Shaghiir” menyatakan bahwa hadis di atas maudhu (hadis palsu). Wallahu a’lam

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc. M.M)

===

Sisihkan rezeki Anda untuk membangun istana di surga dengan berwakaf untuk Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201120004899

Tag

Materi terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga

Close
Back to top button
Close
Close