AkidahTafsir

Tafsir Surat Al-Ikhlas

Ayat:

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ (1) ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ (2)لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ (4)

Terjemah:

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa (1) Allah tempat meminta segala sesuatu (2)(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan (3)Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (4)

Penjelasan:

Ada beberapa riwayat yang menjelaskan surat al-Ikhlas turun. Amir bin Ath Tuhfail, bertanya dengan mengejek kepada Nabi, gambarkan tuhanmu, terbuat dari emas atau perakkah atau dari besi atau dari kayu?

Orang-orang musyrik Mekah berkata dengan congkak bahwa tuhan berhalanya berjumlah 360 yang bisa mencukupi seluruh kebutuhannya. Lalu bagaimana tuhanmu wahai Muhammad?

Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Orang-orang Nashari Najran bertanya ke Nabi untuk menggambarkan tuhannya, dari zamrud atau yaqut atau emas atau perak?

Ahadun adalah bilangan yang menunjukkan angka tunggal/esa namun tidak menerima angka berikutnya yaitu dua, tiga, dan seterusnya. Dialah Allah yang Maha Esa pada sifat dan perbuatannya, tidak ada yang menyamainya. Allah esa dalam mengatur dan menciptakan semua makhluknya.

Ash Shomad dari kata shomada, artinya menuju. Ash Shomad adalah tempat yang dituju oleh semua makhluk dalam segala urusannya. Allah juga tempat yang dituju oleh semua makhlak pada semua kebutuhannya.

Allah tidak melahirkan sebagaimana Maryam yang umat Nasrani klaim sebagai tuhan ibu. Allah tidak juga dilahirkan sebagaimana Nabi Isa yang mereka klaim sebagai tuhan anak.

Allah yang memiliki sifat kesempurnaan seperti Maha Kuasa, Maha Mengetahui, Maha Berkehendak, Maha Menciptakan, dan seterusnya

Membaca surat al Ikhlas secara rutin setiap kali masuk rumah  setelah salam, maka akan memperlancar rizki. Barangsiapa yang membaca surat al Ikhlas 12 kali setelah shalat subuh maka seperti mengkhatamkan Al-Qur’an 4 kali. Barangsiapa yang membaca surat al Ikhlas pada saat sakit yang menjadikannya meninggal, maka dia aman di kuburnya. Wallahu a’lam.

(Ustadz Khaerul Anam, Lc., M.S.I)

Infak untuk pengembangan aplikasi Tanya Jawab Agama: Bank BNI Syariah No. Rekening 0506685897 a.n Muhamad Muflih.

Wakaf untuk pembangunan Pesantren Almuflihun: Bank BNI No. Rekening 0425335810 a.n Yayasan Al Muflihun Temanggung.

Konfirmasi transfer +628981649868 (SMS/WA)

Tag

Materi terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga

Close
Back to top button
Close
Close